Nunukan – Bulan Suci Ramadan di Kabupaten Nunukan tahun ini kembali dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.
Salah satunya adalah Lomba Bedug Sahur, yang berhasil menghadirkan suasana kebersamaan, keceriaan, sekaligus melestarikan tradisi budaya lokal.
Bupati H. Irwan Sabri, S.E., menyampaikan rasa syukurnya karena kegiatan-kegiatan Ramadan yang digelar Pemerintah Daerah dapat terus terlaksana setiap tahun.
“Alhamdulillah kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah seperti Lomba Bedug Sahur ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya, tentu ini penting, yang pertama adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Nunukan, dan semoga kegiatan-kegiatan seperti ini terus dilakukan agar silaturahmi pemerintah dan masyarakat terus terjalin,” ujar Bupati saat diwawancarai, Sabtu (14/03/2026).

Menurut Bupati, kegiatan Ramadan seperti Lomba Bedug Sahur tidak hanya sekadar hiburan, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan mempererat persatuan di tengah masyarakat yang beragam suku, budaya, dan latar belakang.
“Sebagai daerah perbatasan, ruang-ruang kebersamaan seperti ini sangat penting untuk terus menjaga keharmonisan sosial dan persatuan masyarakat,” tambahnya.
Tak kalah penting, Bupati menekankan peran generasi muda dalam kegiatan budaya dan olahraga selama Ramadan.
Menurutnya, keterlibatan anak muda menunjukkan kecintaan mereka terhadap budaya lokal sekaligus menegaskan bahwa semangat kebersamaan masih terjaga.
Pemerintah Kabupaten Nunukan pun berkomitmen mendukung kegiatan positif yang melibatkan generasi muda, terutama yang mengandung nilai budaya, religius, dan mampu memperkuat karakter masyarakat.
Di sisi lain, Bupati juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh Masyarakat, ia mengingatkan agar suasana Ramadan tetap aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
“Pesan saya, mari kita jaga kerukunan yang ada di Kabupaten Nunukan, ikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, dan utamakan nilai-nilai persaudaraan dan yang terpenting adalah menjaga tradisi, mempererat silaturahmi, dan menghadirkan suasana Ramadan yang penuh kegembiraan bagi semua,” tutip, Bupati. (*)





