NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan memberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan paket sembako kepada para pekerja lapangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian pemerintah daerah bersama sejumlah mitra dalam menyambut momentum hari besar keagamaan.
Penyerahan bantuan menyasar sekitar 603 pekerja lapangan yang selama ini bertugas menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Kabupaten Nunukan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, M.AP., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kebersamaan antara pemerintah daerah dan para mitra untuk berbagi dengan para pekerja lapangan.
“Hari ini kita berada di Dinas Lingkungan Hidup untuk menyaksikan penyerahan bingkisan dalam rangka menyambut hari besar keagamaan nasional kepada para pekerja lapangan, jumlah pekerja lapangan di Dinas Lingkungan Hidup ada sekitar 603 orang, dan bantuan ini murni berasal dari kemitraan,” ujarnya usai kegiatan.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari berbagai pihak yang turut berkontribusi melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, di antaranya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), BNI, serta sejumlah perusahaan.
“Kemitraan tersebut di antaranya dari BAZNAS, BNI, serta beberapa perusahaan lainnya, tadi tercatat ada sekitar enam pihak yang turut berkontribusi, ini merupakan bentuk kebersamaan, bahwa pada momentum hari besar keagamaan kita bisa saling berbagi,” katanya.
Menurutnya, paket sembako tersebut diberikan kepada seluruh pekerja lapangan tanpa membedakan latar belakang agama.
Momentum menjelang hari raya hanya menjadi waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan.
“Bingkisan ini diberikan kepada seluruh pekerja lapangan tanpa membedakan agama, baik yang muslim maupun non-muslim, hanya saja momentumnya bertepatan menjelang perayaan hari raya,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi para petugas kebersihan yang selama ini telah bekerja keras menjaga kebersihan lingkungan dan kota.
“Ini juga sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah daerah bersama para mitra atas dedikasi dan kerja keras para petugas lapangan yang selama ini telah mengabdi di sektor lingkungan hidup, khususnya dalam menjaga kebersihan kota,” tambahnya.
Ke depan, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada para pekerja lapangan yang berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Jika merujuk pada beberapa tahun sebelumnya, kegiatan seperti ini sudah menjadi agenda rutin yang difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahun,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, DLH selama ini berperan sebagai mediator dan fasilitator dalam menjalin kemitraan dengan berbagai pihak yang ingin menyalurkan bantuan kepada para petugas lapangan.
“Bantuan ini murni berasal dari kontribusi pihak luar pemerintah, seperti BAZNAS, BUMN, dan perusahaan swasta. Ini merupakan bentuk kepedulian atau filantropi untuk mendukung para tenaga lapangan agar tetap semangat dalam bekerja,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda juga mengajak masyarakat Kabupaten Nunukan untuk turut menghargai dan mendukung kerja para petugas kebersihan dengan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
“Kepada masyarakat Kabupaten Nunukan, kami juga ingin menyampaikan bahwa isu lingkungan saat ini sudah menjadi isu nasional, bahkan Presiden telah menegaskan bahwa persoalan lingkungan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan semata-mata tugas para petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
“Perlu dipahami bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan, tugas mereka sebenarnya membantu, pada dasarnya, kebersihan adalah tanggung jawab setiap individu dan setiap keluarga untuk memastikan lingkungannya tetap bersih,” tegasnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk membangun budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Mari kita pahami bersama bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kita semua, petugas kebersihan hanya membantu, bukan menjadi satu-satunya pihak yang bertanggung jawab,” tutupnya. (*)





