NUNUKAN – Kepolsian dari Polres Kabupaten Nunukan bergerak cepat menindaklanjuti beredarnya video viral di media sosial yang menampilkan dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Strat Buntu, Jalan Pasar Baru, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan, Ahad (05/04/2026).
Video berdurasi singkat tersebut memperlihatkan aktivitas mencurigakan yang diduga mengarah pada transaksi narkotika. Kejadian itu pun memicu keresahan warga sekitar karena lokasi yang disebut berada di kawasan permukiman.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan kepolisian langsung turun ke lokasi guna melakukan penelusuran, pengumpulan bahan keterangan, serta identifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat. Aparat juga menyisir area yang disebut dalam video untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, Senin (06/04/2026), mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait video yang beredar.
“Kami merespons cepat informasi yang berkembang di masyarakat. Tim sudah diturunkan untuk melakukan penyelidikan dan verifikasi terhadap video tersebut,” ujarnya.
Selain melakukan penyelidikan, aparat juga meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi terjadinya aktivitas serupa sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Sementara itu, dalam penindakan yang dilakukan aparat dan diunggah melalui laman @polresnunukan, dalam penelusuran di lapangan, petugas juga melakukan penggeledahan pada salah satu rumah kosong yang berada di sekitar lokasi. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Barang-barang tersebut diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Aparat juga melakukan penggeledahan badan terhadap seorang pemuda yang berada di kawasan tersebut untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada yang diamankan. Proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta tidak menyebarkan ulang video tanpa kepastian. Warga juga diminta aktif melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.
Aparat memastikan akan menindak tegas apabila ditemukan unsur tindak pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(*)






