NUNUKAN – Bupati Nunukan, Irwan Sabri, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan intervensi nyata di sektor pertanian dengan turun langsung mengikuti panen padi bersama kelompok Brigade Pangan di Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Rabu (25/3/2026).
Di tengah aktivitas panen, Irwan tidak sekadar memantau. Ia ikut mengoperasikan mesin combine harvester di lahan seluas sekitar satu hektare, sebagai simbol dorongan kuat terhadap percepatan penggunaan teknologi di kalangan petani.
“Alhamdulillah hari ini kita panen bersama kurang lebih satu hektare. Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan pertanian kita terus berkembang,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Perum Bulog yang melihat langsung hasil panen petani. Kehadiran Bulog dinilai penting untuk memperkuat penyerapan gabah serta menjaga stabilitas harga di tingkat petani.
Irwan menegaskan, pemerintah daerah tidak akan membiarkan petani bekerja sendiri tanpa dukungan yang memadai. Menurutnya, penggunaan alat mesin pertanian modern menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi biaya.
“Petani harus kita dukung dengan teknologi. Dengan combine harvester, panen lebih cepat, kehilangan hasil bisa ditekan, dan biaya tenaga kerja lebih ringan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Nunukan, lanjutnya, akan terus memperluas akses terhadap alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui berbagai program bantuan dan kemitraan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Di sisi lain, para petani menyambut positif keterlibatan langsung pemerintah. Mereka mengaku penggunaan combine harvester mampu memangkas waktu panen yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari menjadi hanya beberapa jam.
Momentum panen bersama ini juga dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi antara pemerintah dan petani dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari keterbatasan tenaga kerja hingga efisiensi produksi.
Irwan menegaskan, keberpihakan terhadap petani akan terus menjadi fokus kebijakan pemerintah daerah.
“Kalau petani kuat, daerah juga kuat. Itu yang ingin kita wujudkan bersama,” katanya.
Dengan langkah yang lebih konkret dan terukur, Pemerintah Kabupaten Nunukan menargetkan sektor pertanian mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah sekaligus menjawab kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan. (**)





