BULUNGAN – Upaya meningkatkan kesehatan dan kualitas pendidikan anak-anak terus dilakukan Polda Kalimantan Utara melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar pelajar di Kabupaten Bulungan. Program tersebut mendapat perhatian langsung dari Kapolda Kaltara, Djati Wiyoto Abadhy, saat meninjau pendistribusian makanan bergizi di Tanjung Selor, Rabu (13/5/2026).
Didampingi Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Kaltara, Sari Djati Wiyoto Abadhy, Kapolda memastikan seluruh proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Program yang dikelola SPPG Polda Kaltara itu membagikan sebanyak 1.024 porsi makanan bergizi kepada siswa, guru, dan tenaga pendidik dari empat sekolah di Tanjung Selor, yakni TK Bhayangkari, TK Agape, SDN 10 Tanjung Selor, serta SMPN 07 Tanjung Selor.
Kegiatan berlangsung di kawasan Jalan Bhayangkara, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, dengan melibatkan puluhan relawan dan tenaga teknis guna memastikan makanan yang dibagikan memenuhi standar kesehatan dan kebutuhan gizi anak sekolah.
Kapolda Kaltara, Djati Wiyoto Abadhy, mengatakan program MBG merupakan langkah konkret untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan konsentrasi belajar siswa di sekolah.
“Kami ingin anak-anak di Kalimantan Utara mendapatkan asupan gizi yang baik agar tumbuh sehat dan mampu belajar secara optimal. Ini merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari sekolah, tenaga pendidik, relawan, hingga tim ahli gizi yang memastikan kualitas makanan tetap terjaga.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, program ini juga menjadi bagian dari dukungan Polda Kaltara terhadap program pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sejak usia dini.
Distribusi makanan dilakukan menggunakan kendaraan operasional khusus agar makanan tetap higienis dan aman hingga sampai ke tangan para penerima manfaat.
Melalui program tersebut, Polda Kaltara berharap semakin banyak anak-anak sekolah di wilayah Kalimantan Utara yang merasakan manfaat pemenuhan gizi seimbang untuk mendukung kesehatan dan prestasi belajar mereka.(*)





