TANJUNG SELOR – Pemerataan akses energi di Bumi Benuanta semakin nyata. Sepanjang 2025, sebanyak 1.878 rumah tangga prasejahtera di Kalimantan Utara menerima bantuan sambungan listrik gratis.
Program ini merupakan kolaborasi antara Pemprov Kaltara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan PT PLN (Persero).
Kepala Dinas ESDM Kaltara, Yosua Batara Payangan, menyampaikan bahwa bantuan dari APBD menyasar 271 rumah di Bulungan, Nunukan, Tana Tidung dan Tarakan.
Sedangkan melalui APBN, sebanyak 1.516 rumah di Bulungan, Nunukan, Malinau dan Tarakan turut menerima manfaat.
Ia menilai program BPBL tidak hanya meningkatkan rasio elektrifikasi, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Namun demikian, masih terdapat wilayah yang belum memiliki infrastruktur jaringan listrik memadai.
Pemprov Kaltara berkomitmen mempercepat pembangunan jaringan melalui koordinasi intensif dengan PLN.
Yosua optimistis, akses listrik yang merata akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan.(*)






