TARAKAN – Suasana hangat terasa di Café Celebess, Senin (16/02/2026), ketika mahasiswa dan pemuda masjid duduk satu meja bersama wakil rakyat membicarakan masa depan generasi muda Kalimantan Utara. Di tengah obrolan santai itu, menguat pesan tegas tentang pentingnya menjaga nilai dan moral di tengah tantangan zaman.
Anggota DPRD Kalimantan Utara sekaligus Wakil Ketua Komisi IV, Syamsuddin Arfah, menilai remaja masjid bukan sekadar penggerak kegiatan keagamaan. Lebih dari itu, mereka adalah penjaga harapan dan pagar sosial di lingkungan masing-masing.
“Remaja masjid adalah benteng moral kita. Mereka menjaga nilai, mempererat kebersamaan, dan menjadi contoh bagi teman sebayanya. Pemerintah tidak boleh membiarkan mereka berjuang sendiri,” tegasnya.
Dalam dialog tersebut, terungkap berbagai aktivitas positif yang rutin dilakukan, mulai dari pengajian, diskusi keagamaan, hingga kegiatan sosial membantu warga kurang mampu. Aktivitas itu dinilai bukan hal kecil, melainkan fondasi penting dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh dan berakhlak.
Syamsuddin menekankan, dukungan pemerintah harus nyata dan berkelanjutan. Fasilitasi hibah, bantuan sarana prasarana, hingga program pembinaan yang terarah menjadi bentuk keberpihakan terhadap pembangunan moral masyarakat.
Menurutnya, di tengah tekanan ekonomi dan derasnya arus informasi digital, generasi muda membutuhkan ruang aman untuk tumbuh. Remaja masjid menjadi salah satu ruang strategis yang mampu membentengi anak-anak muda dari pengaruh negatif.
Dialog berlangsung terbuka dan penuh semangat. Mahasiswa serta pemuda masjid berharap pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai diskusi, tetapi menjadi awal langkah konkret membangun kolaborasi sosial yang lebih kuat.
“Kolaborasi ini bukan hanya soal anggaran, tapi soal komitmen bersama menjaga generasi agar tetap berada di jalur yang positif,” ujarnya.
Pertemuan di sudut kota itu menjadi pengingat bahwa membangun daerah tidak hanya soal fisik dan infrastruktur. Lebih dari itu, pembangunan moral dan sosial generasi muda adalah investasi jangka panjang yang menentukan arah masa depan Kalimantan Utara. (*)






