TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, menekankan pentingnya sinergi antar generasi aparatur sipil negara (ASN) sebagai kunci menghadapi tantangan birokrasi di era modern.
Hal tersebut disampaikannya saat mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I Angkatan LXVI yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia secara virtual, Senin (20/4), dari ruang kerja Sekprov di Kantor Gubernur Kaltara.
Kegiatan itu dibuka oleh Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo, serta diikuti peserta dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah se-Indonesia.
Menurut Denny, penguatan kapasitas kepemimpinan menjadi langkah strategis dalam membangun birokrasi yang profesional dan mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat.
“Semangat peserta sangat baik, ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas diri,” ujarnya.
Ia menyoroti komposisi ASN saat ini yang terdiri dari berbagai generasi, mulai dari senior hingga generasi milenial dan Gen Z. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang besar dalam mendorong inovasi, asalkan mampu dikelola dengan baik.
“Kolaborasi lintas generasi harus diperkuat agar mampu menciptakan ide-ide baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Denny juga mengapresiasi metode pembelajaran yang interaktif dalam pelatihan tersebut. Peserta didorong untuk aktif berdiskusi serta berbagi pengalaman dan pengetahuan sesuai bidang masing-masing.
Menurutnya, pendekatan tersebut dapat memperkaya perspektif dan menghasilkan solusi konkret bagi peningkatan kinerja birokrasi.
Ia berharap, dari proses tersebut akan lahir aksi perubahan nyata yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kaltara.
Sebagai tindak lanjut, Denny menegaskan akan membentuk tim efektivitas guna memastikan berbagai gagasan yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara optimal di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara.
“ASN harus terus berkembang, adaptif, dan inovatif agar mampu menjawab tuntutan masyarakat yang semakin dinamis,” tutupnya. (dkisp)





