NUNUKAN — Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Tamara Moriska, menegaskan bahwa pendidikan berkualitas harus ditunjang dengan fasilitas yang layak dan nyaman bagi para pelajar.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri peresmian unit sekolah baru dan sarana prasarana pendukung di empat satuan pendidikan di Kabupaten Nunukan, Senin (25/5/2026).
Empat sekolah yang diresmikan yakni SMA Negeri 3 Nunukan, SMA Negeri 1 Semanggaris, SMK Negeri 1 Sembakung Atulai, dan SLB Nunukan.
Tamara mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang dinilainya terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah perbatasan seperti Nunukan.
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara karena telah memberikan perhatian lebih kepada Kabupaten Nunukan, khususnya untuk adik-adik pelajar di sini,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan gedung sekolah yang representatif akan memberikan dampak positif terhadap proses belajar mengajar. Fasilitas yang memadai diyakini mampu meningkatkan kenyamanan belajar sekaligus memacu semangat siswa untuk meraih prestasi.
“Dengan adanya gedung baru ini, saya berharap adik-adik bisa belajar lebih nyaman dan lebih optimal sehingga ke depannya dapat mencapai cita-cita yang diinginkan dengan dukungan fasilitas yang lebih baik,” katanya.
Ia menjelaskan, pembangunan fasilitas pendidikan tersebut telah masuk dalam alokasi anggaran sejak 2025 dan mendapat dukungan dari DPRD Kalimantan Utara. Karena itu, Tamara menilai pembangunan sarana pendidikan harus terus menjadi prioritas bersama demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan berkualitas.
Selain menyoroti pentingnya fasilitas pendidikan, Tamara juga mengingatkan perlunya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi para peserta didik. Ia menyinggung kasus pelecehan terhadap mahasiswa asal Kalimantan Utara yang sempat terjadi di Makassar beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi perhatian semua pihak agar dunia pendidikan benar-benar menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi generasi muda.
“Kita baru saja mendengar kasus pelecehan terhadap mahasiswa kita di Makassar. Saya berharap jangan sampai kejadian seperti itu terulang lagi di lingkungan pendidikan,” tegasnya.
Peresmian sejumlah fasilitas pendidikan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Nunukan sekaligus membuka peluang lebih besar bagi generasi muda Kalimantan Utara untuk berkembang dan berdaya saing. (*)





