TARAKAN – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Tarakan terasa penuh semangat kebersamaan. Muhammadiyah melaksanakan penyembelihan hewan kurban di Masjid Al-Amin, Rabu (27/05/2026).
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Utara, H. Syamsi Sarman, menyebut pelaksanaan Iduladha tahun ini menjadi momentum yang membahagiakan karena umat Islam dapat melaksanakan salat Id secara serentak.
“Patut kita syukuri karena tahun ini seluruh kelompok masyarakat dan pemerintah sama-sama melaksanakan salat Iduladha. Bahkan waktunya juga bersamaan dengan jamaah haji yang sedang wukuf di Arafah,” katanya.
Menurutnya, kesamaan waktu tersebut menjadi simbol persatuan umat Islam dan diharapkan membawa keberkahan bagi masyarakat.
Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, Syamsi mengaku kagum melihat tingginya semangat masyarakat untuk tetap berkurban.
“Walaupun kondisi ekonomi sulit, harga kebutuhan pokok naik dan daya beli menurun, masyarakat tetap semangat berkorban. Hampir setiap masjid tetap ada hewan kurban. Ini luar biasa,” ujarnya.
Muhammadiyah Tarakan tahun ini mencatat peningkatan jumlah hewan kurban. Penyembelihan dilakukan di beberapa titik dengan total lebih dari 30 ekor hewan kurban.
“Di Al-Amin ada 10 ekor, di Al-Mustahidah Mamburungan juga ada 10 ekor. Di tempat lain ada lima hingga enam ekor. Totalnya sekitar 30-an lebih dan meningkat dibanding tahun lalu,” jelasnya.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar tanpa membedakan golongan. Warga kurang mampu menjadi prioritas penerima manfaat, termasuk tenaga pendidik dan siswa yang membutuhkan.
“Muhammadiyah itu hanya berkurban, tetapi manfaatnya harus dirasakan semua masyarakat. Kita utamakan warga sekitar, guru, dan siswa yang kurang mampu,” tutupnya.(*)






