TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., mulai memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
Upaya tersebut terlihat saat Agus Wijayanto menghadiri Coffee Morning bersama Forkopimda dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara di Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (14/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai itu dihadiri Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., Wakil Gubernur Ingkong Ala, S.E., M.Si., serta sejumlah pimpinan instansi terkait.
Coffee morning menjadi salah satu ruang membangun komunikasi lintas lembaga. Berbagai informasi dan isu strategis daerah dibahas untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi dinamika keamanan dan sosial masyarakat.
Sebagai provinsi yang berada di wilayah perbatasan negara, Kalimantan Utara memiliki tantangan keamanan yang cukup kompleks. Kejahatan lintas batas, termasuk peredaran narkoba, menjadi persoalan yang membutuhkan kerja bersama seluruh unsur terkait.
Kapolda Kaltara Irjen Pol. Agus Wijayanto menegaskan, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi bersama pemerintah daerah dan Forkopimda menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang kondusif.
“Tugas kami adalah menciptakan iklim yang aman dan kondusif bagi penyelenggaraan pemerintahan maupun kehidupan sosial kemasyarakatan,” ujar Agus Wijayanto.
Ia menyebut, soliditas Forkopimda juga diperlukan untuk mendukung program strategis pemerintah pusat dan daerah.
“Sinergi Forkopimda ini menjadi kunci utama Polda Kaltara dalam mengawal dan mendukung penuh implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat pertahanan keamanan negara serta melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba secara lintas batas,” katanya.
Polda Kaltara berkomitmen menjaga komunikasi dan koordinasi tersebut secara berkelanjutan. Hubungan antarlembaga yang solid diharapkan mampu mempercepat respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Melalui kolaborasi Forkopimda, stabilitas keamanan di Kalimantan Utara diharapkan tetap terjaga sekaligus memberikan ruang bagi pembangunan dan aktivitas masyarakat untuk terus berjalan. (**)






