JAKARTA – Ada cara sederhana yang dilakukan Balai Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) untuk meninggalkan kesan kepada pengunjung sebelum rangkaian pameran Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 di Taman Margasatwa berakhir, Minggu (23/8/2026).
Melalui kuis “Tanakame Bertanya”, pengunjung diajak mengenal lebih dekat Taman Nasional Kayan Mentarang, mulai dari kawasan hingga kekayaan satwa yang menjadi bagian penting dari ekosistemnya.
Kepala Balai Taman Nasional Kayan Mentarang Seno Pramudito, S. Hut., M.E., melalui Kepala SPTN Wilayah I Long Bawan, Hery Gunawan, S.Hut., mengatakan kuis tersebut dilaksanakan sebelum penutupan pameran HKAN 2026, Kegiatan ini menjadi salah satu cara TNKM memperkenalkan kawasan konservasi kepada masyarakat luas dengan pendekatan yang lebih interaktif.
“Tujuannya untuk memperkenalkan TNKM kepada para pengunjung atau masyarakat luas,” kata Hery.
Sebanyak 28 pengunjung mengikuti kuis tersebut, dari jumlah peserta itu, panitia memilih lima orang pemenang yang mendapatkan hadiah berupa boneka dan gantungan kunci bergambarkan satwa serta kekayaan alam TNKM.
Hadiah yang disiapkan antara lain boneka banteng Kalimantan (Bos javanicus lowii), kucing batu, macan dahan, kucing merah dan beruang madu, cendera mata tersebut sekaligus menjadi media edukasi agar pengunjung semakin mengenal satwa yang hidup di kawasan TNKM.
Menurut Hery, kuis tersebut tidak hanya ditujukan untuk memberikan hadiah kepada peserta, lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan mengenai Kayan Mentarang sekaligus menumbuhkan ketertarikan masyarakat untuk mengenal kawasan TNKM.
“Harapannya, peserta memperoleh informasi seputar Kayan Mentarang dan meningkatkan minat berkunjung ke kawasan TNKM,” ujarnya.
Salah satu peserta, Andi Desiana dari Kepulauan Seribu, berhasil meraih juara pertama, ia mengaku senang mendapatkan hadiah berupa boneka kucing merah.
“Saya senang sekali. Semoga Balai Taman Nasional Kayan Mentarang semakin maju dan sukses selalu,” katanya.
Bagi TNKM, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menyampaikan pesan konservasi dengan cara yang dekat dengan masyarakat.
Pengunjung tidak hanya diajak mengenal TNKM, tetapi juga diharapkan membawa pulang kesan dan pesan untuk ikut menjaga alam.
Pesan itu sejalan dengan tema HKAN 2026, “Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia.”
Melalui kuis sederhana, TNKM ingin menunjukkan bahwa menjaga alam bukan hanya menjadi tugas pengelola kawasan konservasi.
Kepedulian tersebut membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari mengenal kekayaan alam, menghargai keanekaragaman hayati hingga menjaga lingkungan untuk generasi mendatang.
Dengan berakhirnya pameran HKAN 2026, Hery berharap kesan yang diperoleh pengunjung tidak berhenti ketika meninggalkan lokasi pameran.
“Harapannya, TNKM ini bisa meninggalkan kesan dan pesan kepada pengunjung untuk bersama-sama menjaga alam,” tutupnya. (*)





