NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, menyebut gelar adat “Kalawon Saraton” yang diterimanya sebagai sebuah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada upacara adat penyematan gelar di Lumbis Hulu, Sabtu (7/2), sebagaimana dikutip dari laman Facebook Pemkab Nunukan.
Dikutip dari laman FB Pemkab Nunukan, menurut Bupati, gelar adat tersebut bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi juga pengingat moral bagi seorang pemimpin.
“Gelar adat ini bukan hanya merupakan penghargaan bagi saya, tetapi juga merupakan tanggung jawab bagi saya untuk terus bekerja keras dalam membangun dan melestarikan budaya dan kehidupan masyarakat adat,” ujar H. Irwan Sabri.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian budaya dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat adat di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan.
Gelar Kalawon Saraton memiliki makna kepemimpinan yang bijaksana, berwibawa, dan mampu mengayomi masyarakat.
Upacara adat tersebut dihadiri tokoh adat, masyarakat Dayak Tahol, serta jajaran pejabat Pemerintah Daerah.
Prosesi diakhiri dengan penyerahan simbol-simbol adat kepada Bupati sebagai tanda resmi penerimaan gelar adat. (*)






