MAKASSAR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, memanfaatkan Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXVI di Ballroom Hotel Claro Makassar, Kamis (26/3), untuk mempromosikan potensi investasi strategis di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
Dalam forum bertema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, Gubernur Zainal mengajak para saudagar dan investor untuk melihat Kaltara sebagai wilayah yang kaya potensi ekonomi, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga industri kreatif dan pariwisata lintas negara.
“Wilayah perbatasan bukan sekadar daerah pinggiran, tapi merupakan gerbang utama perdagangan dan investasi. Kaltara siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” tegas Gubernur Zainal.
Ia menekankan filosofi lokal siri’ na pacce sebagai dasar pembangunan, yang mengedepankan keberanian, kejujuran, kerja keras, dan kehormatan. Nilai-nilai ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang transparan dan berintegritas.
Sejumlah sektor unggulan Kaltara yang ditawarkan antara lain hilirisasi produk pertanian seperti selai nanas Krayan dan bubuk tanaman keraton untuk ekspor, serta potensi rumput laut hingga 857.797 ton per tahun, ditambah komoditas udang windu, bandeng, dan kepiting bakau.
Selain itu, industri sarang burung walet di Kabupaten Tana Tidung masih terbuka untuk investasi pengolahan, sementara kebutuhan peternakan ayam dan telur di daerah ini masih lebih tinggi dari produksi lokal.
Gubernur Zainal juga menyoroti potensi pariwisata lintas negara yang menghubungkan Kaltara dengan Sabah (Malaysia), Tawi-Tawi (Filipina), dan Brunei Darussalam. Posisi strategis Kaltara di jalur pelayaran internasional atau Archipelagic Sea Lanes (ASLs) menjadikannya simpul penting dalam perdagangan regional dan global.
Melalui partisipasi dalam PSBM XXVI, Gubernur berharap para saudagar dapat melihat langsung peluang investasi dan berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah perbatasan, menuju visi Kaltara yang maju, makmur, dan berkelanjutan.(*)






