MAKASSAR – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., menghadiri pembukaan Konferensi Nasional (Kornas) X Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) yang berlangsung di Claro Hotel Makassar, Selasa (21/4) malam.
Kehadiran Wakil Gubernur Kaltara tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peran organisasi keagamaan dalam memperkuat nilai spiritual sekaligus menjaga keharmonisan sosial di masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Ingkong Ala menyampaikan bahwa GKII memiliki peran penting dalam membangun kehidupan umat yang rukun, damai, dan saling menghormati di tengah keberagaman.
“Organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai kebersamaan serta membentuk karakter masyarakat yang beriman dan berakhlak,” ujarnya.
Ia menilai, pelaksanaan Kornas X GKII menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mengevaluasi capaian program, serta menentukan arah kepemimpinan yang lebih baik ke depan.
Ingkong juga mengingatkan agar seluruh peserta dapat menjaga suasana kebersamaan selama forum berlangsung serta mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.
“Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, tertib, dan menghasilkan keputusan yang membawa kebaikan bagi organisasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam pembinaan moral dan karakter masyarakat.
Kornas X GKII dijadwalkan berlangsung pada 22–24 April 2026 dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum Nasional, dilanjutkan pemilihan pengurus wilayah di sekitar 18 daerah, serta Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten/kota.
Delegasi Kalimantan Utara turut hadir dalam kegiatan ini, mewakili lima kabupaten/kota di bawah koordinasi kantor wilayah GKII di Tanjung Selor.
Wagub berharap perwakilan Kaltara dapat berpartisipasi aktif dan menjaga semangat kebersamaan selama proses berlangsung.
“Semoga seluruh delegasi dapat berkontribusi dengan baik dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” pungkasnya. (dkisp)





