TANJUNG SELOR – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Achmad Djufrie, S.E., M.M., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal itu disampaikan menyusul kunjungan silaturahmi Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si., ke Kantor DPRD Kaltara, Selasa (20/10/2026).
Kunjungan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi antara kepolisian dan DPRD dalam mendukung situasi daerah yang aman dan kondusif.
Dalam pertemuan itu, Kapolda Kaltara menyampaikan harapan agar pelaksanaan tugas kepolisian mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPRD dan masyarakat. Menurutnya, menjaga keamanan tidak bisa hanya mengandalkan peran kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan bersama.
Achmad Djufrie menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai komunikasi yang terbuka antarlembaga menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga stabilitas daerah, terlebih di tengah beragam kebutuhan dan dinamika masyarakat.
“DPRD Kaltara menyambut baik silaturahmi ini. Komunikasi dan koordinasi antarlembaga perlu terus dibangun agar upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia mengatakan, kondisi keamanan yang terjaga akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, mulai dari aktivitas masyarakat hingga pelaksanaan program pembangunan daerah.
Menurutnya, kepolisian membutuhkan dukungan seluruh elemen agar dapat menjalankan tugas secara optimal. Di sisi lain, koordinasi yang baik juga penting untuk memastikan aspirasi dan persoalan masyarakat mendapat perhatian sesuai kewenangan masing-masing lembaga.
“Harapannya, sinergi ini tidak berhenti pada pertemuan silaturahmi, tetapi terus berlanjut melalui komunikasi dan kerja sama yang nyata. Keamanan daerah merupakan kepentingan bersama,” katanya.
Achmad Djufrie juga berharap hubungan baik antara DPRD dan Polda Kaltara dapat terus terpelihara sehingga berbagai tantangan keamanan dapat dihadapi melalui pendekatan yang terkoordinasi.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara unsur legislatif dan kepolisian dalam mendukung terciptanya Kalimantan Utara yang aman, tertib, dan kondusif.






