NUNUKAN – Aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan di perairan Nunukan-Sebatik diminta tetap berhati-hati menyusul prakiraan cuaca maritim yang dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan untuk periode 28–31 Mei 2026.
Forecaster BMKG Tarakan, mengatakan kondisi cuaca di wilayah perairan tersebut umumnya didominasi hujan ringan dan berawan dengan tinggi gelombang berkisar 0,30 hingga 1,00 meter.
“Gelombang laut masih dalam kategori rendah hingga sedang, namun masyarakat yang beraktivitas di laut tetap harus memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat cuaca berubah secara cepat,” ujarnya.
BMKG juga mencatat kecepatan angin berkisar antara 4 sampai 9 knot dengan hembusan maksimum mencapai 19 knot. Kondisi ini diperkirakan terjadi pada beberapa waktu tertentu, terutama malam hingga dini hari.
Selain itu, penurunan jarak pandang hingga kurang dari satu kilometer berpotensi terjadi akibat hujan dan kondisi atmosfer di wilayah perairan.
“Nelayan dan operator kapal diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG sebelum melakukan pelayaran agar dapat mengantisipasi risiko cuaca buruk,” pungkasnya.
BMKG Tarakan memastikan pemantauan kondisi cuaca maritim terus dilakukan guna memberikan informasi dini kepada masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut di wilayah Nunukan dan Sebatik.(*)






