Kamis, September 17, 2026
  • Redaksi & Manajemen
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
intikatanusantara.id
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Bontang
      • Berau
      • Kutai Barat
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Kartanegara
      • Paser
      • PPU
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Sebatik
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
intikatanusantara.id
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Bontang
      • Berau
      • Kutai Barat
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Kartanegara
      • Paser
      • PPU
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Sebatik
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
intikatanusantara.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Ikrar Perdamaian Dayak-Timor di Nunukan, “Yang Kita Putus Permusuhan, Bukan Persaudaraan”

by Admin
16/09/2026
in Daerah, Hukum & Kriminal, Kalimantan Utara, Nunukan
A A
0
Ikrar Perdamaian Dayak-Timor di Nunukan, “Yang Kita Putus Permusuhan, Bukan Persaudaraan”

Pembacaan Ikrar bersama masyarakat Dayak dan etnis Timor di Kabupaten Nunukan

NUNUKAN — Masyarakat Dayak dan etnis Timor di Kabupaten Nunukan sepakat mengakhiri perselisihan yang sempat mencuat di media sosial.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan ikrar perdamaian dan prosesi adat yang berlangsung penuh kekeluargaan di Jalan Sei Sembilang, Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga

DPRD dan Pemprov Kaltara Sepakati APBD Perubahan Rp2,463 Triliun

Cegah Karhutla, BPBD Nunukan Minta Warga Tinggalkan Cara Bakar Lahan

Dukung Penanganan Karhutla, PT Sago Prima Pratama Salurkan Bantuan Rp200 Juta ke BPBD Nunukan

Prosesi Penyelesaian dan Perdamaian Adat Dayak dan Etnis Timor itu dimulai sekitar pukul 09.00 WITA dan dihadiri sekitar 100 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Wakil Bupati Nunukan Hermanus, Pj. Sekretaris Daerah Nunukan Drs. H. Raden Iwan Kurniawan, unsur DPRD, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan masyarakat Dayak dan Kerukunan NTT.

Turut hadir jajaran Polres Nunukan, Lanal Nunukan, Kodim 0911/Nunukan, Satgas Pamtas, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta para pemimpin lembaga dan komunitas adat.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memulihkan hubungan sosial setelah munculnya konten bernuansa penghinaan terhadap suku Dayak di media sosial pada awal Agustus 2026.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Nunukan, Hasan Basri, menegaskan bahwa perdamaian tersebut bukan untuk mencari siapa yang benar atau salah, tetapi sebagai upaya memulihkan hubungan antarmasyarakat.

“Ini untuk merekatkan rasa nasionalisme kita antara suku dan budaya Dayak dengan suku dari Timur yang belakangan ini terjadi miskomunikasi,” ujar Hasan, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, informasi yang beredar di media sosial sempat menimbulkan persepsi di tengah masyarakat. Namun, berdasarkan penanganan kepolisian, terdapat informasi yang dinyatakan sebagai hoaks.

Hasan berharap proses perdamaian tersebut dapat menghilangkan luka dan mencegah persoalan serupa kembali berkembang menjadi konflik antarkelompok.

“Sekarang mereka sudah kembali berbaur dan bersama-sama membangun Kabupaten Nunukan,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

“Mari kita perkuat kebersamaan untuk membangun hubungan yang damai dan sejahtera,” pesannya.

ikrar perdamaian dan penandatanganan ikrar oleh masing-masing pihak

Ketua Kerukunan NTT Nunukan, Ambrosius Lambe Tukan, menyampaikan komitmen masyarakat NTT untuk menjaga perdamaian lintas etnis, agama dan golongan di Kabupaten Nunukan.

Ia mengecam penyebaran ujaran kebencian dan penghasutan melalui media sosial yang terjadi pada 3 Agustus 2026.

Menurut Ambrosius, tidak boleh ada ruang bagi pihak mana pun untuk mengadu domba masyarakat maupun memperbesar perbedaan antaretnis.

Atas nama masyarakat NTT di Kabupaten Nunukan, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa kurang nyaman atas sikap maupun tindakan warga NTT selama ini.

Ia menegaskan masyarakat NTT yang hidup di Kalimantan akan terus menjaga dan merawat perdamaian bersama seluruh elemen masyarakat.

“Yang Kita Putus Permusuhan, Bukan Persaudaraan”

Ketua Lembaga Adat Dayak (LAD) Kabupaten Nunukan, Heri Agung Alang, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya proses perdamaian.

Dukungan tersebut datang dari masyarakat adat Dayak dan Kerukunan NTT, pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga warga.

Heri mengajak kedua pihak menjadikan persoalan yang terjadi sebagai pembelajaran bersama.

“Yang kita putus adalah permusuhan, bukan persaudaraan. Yang kita akhiri adalah perselisihan, bukan hubungan kekeluargaan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama melalui media sosial.

Jika terjadi persoalan, masyarakat diminta menyelesaikannya melalui musyawarah dengan melibatkan tokoh adat, tokoh masyarakat dan pihak terkait, serta tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku.

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri mengatakan Kabupaten Nunukan merupakan rumah bersama bagi masyarakat dengan beragam suku, agama, budaya dan latar belakang.

Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan kekayaan budaya sekaligus kekuatan sosial yang harus dijaga bersama.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ikrar perdamaian dan penandatanganan ikrar oleh pihak-pihak yang terlibat.

Prosesi tradisi perdamaian adat Dayak Agabag Ukub

Prosesi dilanjutkan dengan tradisi perdamaian adat Dayak Agabag Ukub yang ditandai dengan pemotongan jengger ayam jantan sebagai bagian dari rangkaian adat penyelesaian perselisihan.

Setelah seluruh prosesi selesai, kegiatan ditutup dengan foto bersama.

Suasana haru dan penuh kekeluargaan terlihat ketika masyarakat Dayak dan etnis Timor saling bersalaman dan berpelukan.

Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perselisihan sekaligus harapan agar persaudaraan dan kehidupan damai antaretnis di Kabupaten Nunukan terus terjaga. (*)

Share234Tweet146SendShareSend
Previous Post

DPRD dan Pemprov Kaltara Sepakati APBD Perubahan Rp2,463 Triliun

Berita Lainnya

DPRD dan Pemprov Kaltara Sepakati APBD Perubahan Rp2,463 Triliun

DPRD dan Pemprov Kaltara Sepakati APBD Perubahan Rp2,463 Triliun

by Admin
15/09/2026
0

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan DPRD Kaltara menyepakati KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dengan...

Cegah Karhutla, BPBD Nunukan Minta Warga Tinggalkan Cara Bakar Lahan

Cegah Karhutla, BPBD Nunukan Minta Warga Tinggalkan Cara Bakar Lahan

by Admin
15/09/2026
0

NUNUKAN – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Nunukan tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas dan peralatan,...

Dukung Penanganan Karhutla, PT Sago Prima Pratama Salurkan Bantuan Rp200 Juta ke BPBD Nunukan

Dukung Penanganan Karhutla, PT Sago Prima Pratama Salurkan Bantuan Rp200 Juta ke BPBD Nunukan

by Admin
15/09/2026
0

NUNUKAN – Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Nunukan mendapat dukungan dari dunia usaha. PT...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • Kapolres Nunukan Silaturahmi dengan LPADKT, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    Kapolres Nunukan Silaturahmi dengan LPADKT, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    616 shares
    Share 246 Tweet 154
  • Hendak Diantar Pulang, Remaja di Nunukan Justru Dibawa ke Bengkel hingga Jadi Korban Dugaan Kekerasan Seksual

    602 shares
    Share 241 Tweet 151
  • Menjaga Negeri, Merawat Alam, Satgas Pamtas dan BTNKM Perkuat Pengamanan Lumbis

    594 shares
    Share 238 Tweet 149
  • Beduk Sahur Bergema di Juata Laut, Tradisi Ramadan Satukan Warga Tarakan

    591 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Dari Kolam Ikan ke Kandang Maggot, Ikhtiar Mas Muda Krayan Membangun Kemandirian

    590 shares
    Share 236 Tweet 148
intikatanusantara.id

Kaltim : Samarinda
Kaltara : Nunukan
Tep : 081351924942

Rubrik

  • Balikpapan
  • Berau
  • Bontang
  • Bulungan
  • Daerah
  • DPRD KabupatenNunukan
  • DPRD Kaltara
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Kutai Barat
  • Kutai Kartanegara
  • Kutai Timur
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Paser
  • Pemkab Nunukan
  • Pendidikan
  • Polda Kaltara
  • Politik
  • Polres Nunukan
  • PPU
  • Samarinda
  • Sebatik
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tag

dprd kaltara ikn nusantara inti kata jmsi Kalimantan Utara kaltara Nunukan polda kaltara polres tarakan tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2023 PT. MULTIMEDIA NUSANTARA SUKSES

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Timur
      • Balikpapan
      • Samarinda
      • Bontang
      • Berau
      • Kutai Barat
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Kartanegara
      • Paser
      • PPU
    • Kalimantan Utara
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Sebatik
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Pariwisata
  • Opini

© 2023 PT. MULTIMEDIA NUSANTARA SUKSES