MALINAU – Banjir yang melanda wilayah Desa Malinau Kota membawa duka mendalam. Seorang balita berinisial DM (2) meninggal dunia setelah tenggelam di rumahnya di RT 12 Seluwing, Kecamatan Malinau Kota, Rabu (25/2) sore.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WITA, saat genangan air masih merendam area permukiman warga. Korban ditemukan keluarga di bagian belakang dapur rumah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Posisi tubuh korban saat ditemukan dalam keadaan lemas dengan kaki berada di atas.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera membantu memberikan pertolongan pertama. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Malinau untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, pada pukul 17.16 WITA, tim medis menyatakan korban meninggal dunia.
Kapolsek Malinau Kota, IPDA Santun Siboro, menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan musibah akibat kondisi banjir.
“Saksi mendengar teriakan ibu korban yang menyebut anaknya terjatuh di dapur. Hasil visum tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Hingga kini, debit air di sejumlah titik di Malinau Kota masih tinggi. Kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengawasi anak-anak di lingkungan rumah yang tergenang air.
Orang tua diminta tidak lengah dan memastikan balita selalu dalam pengawasan, terutama saat banjir belum sepenuhnya surut. Kesadaran dan kewaspadaan menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (*)






