NUNUKAN — Balai Taman Nasional Kayan Mentarang (BTNKM) memberikan apresiasi kepada sejumlah jurnalis dan media di Kabupaten Nunukan yang selama ini berkontribusi dalam menyebarluaskan informasi mengenai konservasi, keanekaragaman hayati, perlindungan hutan, serta berbagai kegiatan yang dilakukan di kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM).
Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Balai TNKM Seno Pramudito dalam pertemuan bertema “Sinergi Media dan Balai TN Kayan Mentarang dalam Menguatkan Informasi Konservasi” yang berlangsung di Synn Cafe & Resto, Nunukan, Jumat (18/9/2026) malam.
Dalam kegiatan tersebut, Seno juga menyerahkan sertifikat apresiasi kepada sejumlah jurnalis dan media sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam pemberitaan dan penyebarluasan informasi mengenai TNKM.
Seno menyampaikan terima kasih kepada insan media yang selama ini ikut mendukung BTNKM dalam mengenalkan berbagai program dan kegiatan konservasi kepada masyarakat.
“Ini merupakan bentuk penghargaan kami kepada kawan-kawan media yang selama ini terus membantu kami menyampaikan informasi dan hal-hal yang kami lakukan,” ujar Seno.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam memperkenalkan keberadaan dan tugas TNKM kepada masyarakat luas, ia mengakui, sebelumnya TNKM belum begitu dikenal, termasuk mengenai tugas dan upaya yang dilakukan dalam menjaga kawasan konservasi.
“Sebelumnya BTNKM belum begitu dikenal banyak orang, begitu juga terkait tugas kami. Melalui informasi dan penyebaran dari kawan-kawan media, kini TNKM lebih banyak dikenal orang. Hal ini tentu merupakan bagian dari kontribusi kawan-kawan sekalian,” katanya.
Seno berharap sinergi yang telah terbangun antara BTNKM dan media dapat terus diperkuat.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk menghadirkan informasi konservasi yang akurat, edukatif, dan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian TNKM.

Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Nunukan, Devy Novelinna, turut mengapresiasi langkah BTNKM yang memberikan ruang komunikasi dan penghargaan kepada insan media.
Menurut Devy, hubungan antara media dan BTNKM memiliki peran strategis dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai konservasi dan keberadaan TNKM.
Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan BTNKM ini,bagi kami, sinergi antara media dan BTNKM sangat penting karena informasi mengenai konservasi perlu terus disampaikan kepada masyarakat secara jelas, berimbang, dan mudah dipahami,” ujar Devy.
Ia menilai media tidak hanya berperan dalam memberitakan kegiatan, tetapi juga dapat menjadi jembatan informasi antara pengelola kawasan konservasi dengan masyarakat.
Karena itu, Devy berharap komunikasi antara BTNKM dan insan pers dapat berlangsung secara terbuka dan berkelanjutan, sehingga berbagai informasi terkait konservasi, keanekaragaman hayati, perlindungan kawasan maupun pemberdayaan masyarakat dapat disampaikan secara lebih luas.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi dan pemberian apresiasi saja, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi ke depan. Dengan begitu, informasi mengenai konservasi TNKM bisa semakin banyak diketahui dan dipahami masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Wilayah I Long Bawan BTNKM Hery Gunawan mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan insan media.
“Kegiatan hari ini merupakan bentuk apresiasi kami dari BTNKM kepada kawan-kawan, sekaligus menjalin silaturahmi agar sinergitas kita ke depan semakin baik,” kata Hery.
Ia berharap hubungan yang semakin baik antara BTNKM dan media dapat mendukung penyebarluasan informasi mengenai konservasi TNKM.
“Sehingga kita bisa bersama-sama melakukan penyebaran terkait konservasi TNKM,” tambahnya.
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi BTNKM dan media untuk berbagi informasi, bertukar perspektif, serta memperkuat kolaborasi dalam membangun informasi konservasi yang akurat, edukatif, dan inspiratif.
Melalui sinergi tersebut, informasi mengenai perlindungan kawasan, keanekaragaman hayati, pemberdayaan masyarakat serta berbagai potensi TNKM diharapkan semakin luas diketahui masyarakat.
Bagi BTNKM, dukungan media bukan hanya membantu memperkenalkan kawasan konservasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian publik terhadap upaya menjaga kelestarian Taman Nasional Kayan Mentarang. (*)





