TARAKAN – DPRD Provinsi Kalimantan Utara melalui Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Tahun Anggaran 2025 melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Tarakan, Senin (13/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya DPRD dalam memastikan pelaksanaan program pemerintah daerah berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan dalam APBD 2025.
Anggota Pansus LKPj, H. Yancong, menyampaikan bahwa monitoring lapangan menjadi langkah penting untuk melihat secara langsung implementasi program di lapangan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Jufri Budiman yang menilai bahwa pengawasan langsung memungkinkan DPRD memperoleh gambaran riil terkait progres pembangunan dan kualitas layanan publik.
“Dengan melihat langsung di lapangan, kami bisa mencocokkan antara perencanaan dan pelaksanaan program,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Pansus melakukan peninjauan ke sejumlah objek vital, di antaranya RSUD dr. H. Jusuf SK, pembangunan Gedung Kantor UPTD Bapenda Kelas A Wilayah Tarakan, Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, serta SMAN 5 Tarakan dan SMKN 4 Tarakan.
Dr. Syamsuddin Arfah menegaskan bahwa pengawasan DPRD merupakan bagian dari fungsi kontrol untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.
“Kami memastikan setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan hasil optimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Adi Nata Kusuma menyebutkan bahwa hasil monitoring ini akan menjadi bahan evaluasi dalam pembahasan LKPj Gubernur, sekaligus menjadi dasar perbaikan program ke depan.
“Kami berharap ke depan pelaksanaan program bisa semakin efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, DPRD Provinsi Kalimantan Utara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan daerah agar berjalan maksimal dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat di Kota Tarakan.(*)






