JAKARTA – Gabungan Komisi DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) membawa sejumlah agenda strategis saat melakukan kunjungan kerja ke DPR RI, Kamis (11/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, DPRD Kaltara menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor kelautan, industri pengolahan rumput laut, dan pemerataan akses digital.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltara H. Muddain, ST, bersama sejumlah anggota dewan dan diterima langsung oleh Kapoksi Fraksi PKS DPR RI, H. Alifudin, SH., MM.
Dalam dialog tersebut, DPRD Kaltara menyampaikan tiga usulan prioritas yang dinilai memiliki dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan, pesisir, dan kepulauan.
Program pertama yang diperjuangkan adalah keberlanjutan serta perluasan Program Kampung Nelayan. Menurut DPRD Kaltara, program tersebut telah membantu meningkatkan fasilitas pendukung sektor perikanan sehingga mampu mendorong produktivitas dan pendapatan nelayan.
Selain itu, DPRD Kaltara juga mengusulkan pembangunan industri pengolahan rumput laut di daerah. Potensi rumput laut yang melimpah dinilai belum memberikan manfaat ekonomi maksimal karena sebagian besar hasil panen masih dipasarkan dalam bentuk bahan baku.
Dengan hadirnya industri pengolahan di Kaltara, nilai tambah komoditas tersebut diharapkan dapat dinikmati langsung oleh masyarakat setempat. Langkah ini juga diyakini mampu membuka peluang investasi baru dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat pesisir.
Di sisi lain, persoalan konektivitas digital turut menjadi perhatian serius. DPRD Kaltara menilai masih banyak wilayah kepulauan dan desa terpencil yang menghadapi keterbatasan akses internet dan jaringan telekomunikasi.
Kondisi tersebut berdampak pada berbagai sektor, mulai dari pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan usaha masyarakat. Karena itu, percepatan pembangunan infrastruktur digital dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi kesenjangan antarwilayah.
Melalui kunjungan kerja ini, DPRD Kaltara berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap berbagai usulan yang disampaikan. Dukungan tersebut dinilai penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kaltara membutuhkan perhatian khusus agar potensi sektor kelautan, perikanan, dan ekonomi digital dapat berkembang secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (hms)






